` Portal DPMPTSP Kota Tangerang Selatan
15 Desember 2017
Breaking News

Sambutan Walikota Pada Soft Launching PPTSP PPTSA

 SAMBUTAN WALIKOTA 

Dalam Rangka Soft Launching PPTSP+PPTSA Pelayanan Perijinan Kota Tangerang Selatan  

 

Assalamualaikum Wr. Wb.

  1. Yth. Wakil Walikota Tangerang Selatan
  2. Yth. Sdr. Sekretaris Daerah Kota Tangerang Selatan
  3. Sdr Pimpinan SKPD di lingkup Pemerintah Kota Tangerang Selatan
  4. Yth. Perwakilan Pengembang dan Para Pelaku Usaha di Kota Tangerang Selatan
  5. serta para rekan Pers dan Tamu Undangan yang kami hormati.

Pada kesempatan yang berbahagia ini marilah kita dengan segala ketulusan dan kerendahan hati tak henti- hentinya memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan taufiq dan hidayah-Nya kepada kita semua, sehingga pada saat ini kita masih diberi nikmat kesehatan dan kekuatan untuk hadir di tempat ini dalam rangka soft Launching PPTSP+PTSA Pelayanan Perijinan di Kota Tangerang Selatan.

Sholawat dan salam tidak lupa pula kita haturkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, semoga kemuliaan senantiasa dicurahkan kepada beliau, keluarganya, sahabatnya dan umatnya sampai akhir jaman.

Bapak dan Ibu yang kami hormati. Undang-undang No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik mengamanatkan terwujudnya sistem penyelenggaraan pelayanan publik yang layak sesuai dengan asas-asas umum pemerintahan dan korporasi yang baik. Lebih lanjut terkait dengan kelembagaan pelayanan perijinan, Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 24 Tahun 2006 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu mewajibkan setiap pemerintah daerah untuk membentuk unit pelayanan perizinan terpadu yang diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat yang menginginkan pelayanan publik yang transparan, efisien, dan tepat waktu.

Penyederhanaan proses pelayanan publik khususnya perijinan merupakan suatu keharusan. Penyederhanaan dapat dilakukan dengan perbaikan kelembagaan unit pelayanan perijinan dan didukung dengan ketersediaan sarana dan prasarana kantor yang layak dan tempat yang strategis/mudah dicapai serta pengaturan tempat-tempat pelayanan (loket) yang tertata rapi dan terstruktur. Sarana dan prasarana yang memadai akan dapat berguna dan berfungsi sebagaimana mestinya jika penyelenggara pelayanan publik mempunyai keahlian dan ketrampilan yang handal dalam memanfaatkannya.

 Bapak dan Ibu yang kami hormati. Sering kali kita masih mendengar bahkan kita masih menerima keluhan masyarakat umun dan kalangan dunia usaha mengenai proses pelayanan perizinan yang terkesan masih lambat. Masyarakat sering bolak-balik dari satu kantor ke kantor lainnya hanya untuk mengurus perijinan atau rekemondasi teknis yang dibutuhkan. Terlebih dengan masih tersebarnya lokasi kantor SKPD teknis, tentunya hal ini menjadi permasalahan cukup serius bagi para pelaku usaha yang harus mendapatkan rekemondasi-rekomendasi teknis sebagai prasyarat permohonan ijin.

Oleh karena itu, Saya sangat menyambut baik dan mendukung adanya inovasi perbaikan atas pelayanan perijinan di BP2T ini. Inovasi yang dilakukan dengan penggabungan pola layanan perijinan yakni sistem layanan satu pintu (PPTSP/ Pelayanan perijinan terpadu satu pintu) untuk proses perijnan di BP2T yang telah berjalan dan digabungkan dengan sistem layanan satu atap (PTSA/ pelayanan terpadu satu atap) untuk proses pelayanan mendapatkan rekomendasi- rekomendasi teknis dari SKPD terkait. Sehingga dengan adanya penggabungan layanan tersebut, masyarakat hanya perlu datang pada satu tempat untuk pengurusan perijinan (one stop service).

Bapak dan Ibu yang kami hormati. Sejak awal tahun 2013 lalu, saya sudah menekankan pentingnya peningkatan layanan perijinan dan mengajak setiap pimpinan SKPD terkait untuk duduk bersama menyamakan persepsi dalam mendorong terwujudnya kelembagaan perijinan yang lebih baik. Perbaikan perijinan bukan hanya BP2T saja semata, karena didalam proses penerbitan dan pengawasannya melibatkan berbagai SKPD terknis terkait maka perbaikan harus sudah juga dilakukan oleh setiap SKPD yang terkait.

Secara sekilas kita sudah melihat adanya progress perbaikan layanan perijnan, sebagai contoh adanya perbaikan sarana dan prasarana gedung pelayanan, mulai dari ruang pelayanan yang dilengkapi dengan smooking room, mothers room, dan lain-lain. Selain itu saya mendengar bahwa pelayanan perijinan sudah didukung dengan sistem komputerisasi yang cukup baik yang terkoneksi antar komputer pelayanan. Dan Saya juga mendengar bahwa setiap SKPD terkait pelayanan sudah siap menempatkan para petugasnya di loket pelayanan PTSA di gedung ini. Hal ini sudah sangat baik sebagai langkah awal perbaikan pelayanan dan perlu mendapat apresiasi kita bersama.

Bapak dan Ibu yang kami hormati. Kedepan dengan adanya pelayanan terpadu satu pintu dan pelayanan satu atap ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat atas pelayanan perijinan dan dapat menarik lebih banyak minat para pemilik modal untuk berinvestasi di Kota Tangerang Selatan. Dengan semakin cepat, mudah dan ramah dalam memberikan pelayanan, dapat memperbaiki kualitas pelayanan publik Kota Tangerang Selatan lebih baik kedepannya.

Demikian yang dapat saya sampaikan. Terimakasih atas segala perhatiannya, semoga dengan adanya penggabungan layanan PPTSP+PPTSA dapat semakin meningkatan layanan perijinan di Kota Tangerang Selatan. dan semoga rahmat serta ridho Allah SWT, senantiasa menyertai kita semua semua.

 

Terimakasih atas perhatiannya.

 

Wabillahittaufiq wal hidayah

 

 

Serpong, 30 Januari 2014

 

WALIKOTA TANGERANG SELATAN

 

AIRIN RACHMI DIANY