` Portal DPMPTSP Kota Tangerang Selatan
25 November 2017
Breaking News

Warga Tangsel Kini Bisa Urus Perizinan Secara Online

Cepat, mudah, murah, transparan, pasti, dan terjangkau merupakan bagian dari sistem pelayanan yang dikehendaki masyarakat dalam mengurus dokumen perizinan maupun non perizinan yang mereka perlukan untuk keperluan bisnis atau keperluan lainnya.

Merujuk Peraturan Presiden (Perpres) Republik Indonesia (RI) Nomor 97 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, disebutkan bahwa dalam rangka mendekatkan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta memerpendek proses pelayanan guna mewujudkan pelayanan yang cepat, mudah, murah, transparan, pasti, dan terjangkau maka perlu dilaksanakan suatu sistem pelayanan yang disebut sistem pelayanan terpadu satu pintu.

Pelayanan terpadu satu pintu, yang selanjutnya singkat PTSP adalah pelayanan secara terintegrasi dalam satu kesatuan proses dimulai dari tahap permohonan sampai tahap penyelesaian produk layanan satu pintu, yaitu dikeluarkannya Surat Keputusan Izin.

Karenanya, berdasarkan Perpres tersebut, dan bebarapa peraturan lain yang mengatur dan menghendaki PTSP ini diterapkan diberbagai jenjang atau level pemerintahan/lembaga, maka Perintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, disingkat Dinas Penanaman Modal dan PTSP (atau DPMPTSP) secara teknis dan sistemik kembali meluncurkan produk Sistem Perizinan Online (SIMPONIE) yang tujuannya adalah memermudah masyarakat menjangkau dan mengurus perizinan di Kota Tangerang Selatan.

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP,  Bambang Noertjahjo, SE Ak, Sistem Perizinan Online (SIMPONIE) pada tahap pertama yang diluncurkan pada April 2015 silam, hanya mencakup perizinan SIUP dan TDP saja, Tapi kini di sistem tersebut telah terintegrasi beberapa jenis perizinan lainnya, sehingga total perizinan yang bisa diakses secara elektronik online atau melalui SIMPONIE adalah sebanyak 17 (tujuh belas) jenis layanan perizinan.

Ketujuh belas layanan perizinan secara online tersebut adalah, 1). Izin Lokasi, 2). Izin Gangguan, 3). Izin Usaha Perdagangan (IUP), 4). Tanda Daftar Perusahaan (TDP), 5). Izin Usaha Indrustri (IUI), 6). Izn Usaha Pengelolaan Pasar Tradisional (IUPPT), 7). Izin Usaha Pusat Perbelanjaan (IUPP), 8). Izin Usaha Toko Modern (IUTM), 9). Izin Penyelenggaraan Reklame, 10). Izin Usaha Jasa Kontruksi (IUJK), 11). Tanda Daftar Usaha Orang-Perseorangan (TDUP) Jasa Kontruksi, 12). Izin Lembaga Kursus dan Pelatihan, 13). Izin Lembaga Penempatan Tenaga Kerja Swasta (LPTKS), 14). Izin Penampungan dan Pelatihan Bursa Tenaga Kerja Luar Negeri, 15). Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP), 16). Tanda Daftar Gangguan (TDGP), dan 17). Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (STPW).

“Tujuh belas layanan perizinan tersebut semuanya dapat dilakukan secara elektronik online, yang menggunakan sistem elektronik bernama Sistem Informasi Manajemen Perizinan Online, disingkat SIMPONIE,” kata Bambang  Noertjahjo, dalam acara peresmian Perizinan Online 2017, dan Pendelegasian Kewenangan Perizinan, Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kota Tangerang Selatan, di Aula Lantai 4, Balaikota Tangsel, Ciputat, Senin (12/6/2017).

Lanjutnya, dasar atau rujukan penyelengggaraan perizanan tersebut, mengacu pada Keputusan Wali Kota Tangerang Selatan Nomor 503/Kep.180-Huk/2017 tentang Pendelegasian Kewenangan Penyelenggaraan Perizinan dan Nonperizinan Kepada Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Karena itu, dengan adanya Kepwal tersebut, maka lebih kurang ada 115 Pendelegasian dan 33 Nonperizinan akan ditangani langsung oleh Dinas Penanaman Modal dan PTSP.

“Untuk itu, kedepan. Semua jenis perizinan pendelegasian dan non perizinan akan dilakukan secara terintegratif pada satu pintu, yaitu pada Dinas Penanaman Modal dan PTSP. Jenis perizinan dan non perizinan yang akan ditangani langsung oleh tim teknis pada Dinas Penanaman Modal dan PTSP tersebut antara lain, Bidang Perizinan Ekonomi, Bidang Perizinan Pembangunan, Bidang Perizinan Kesejahteraan Rakyat, Bidang Perizinan Sosial Budaya, Bidang Perizinan Ketenagakerjaan dan Bidang Perizinan Penanaman Modal,” ungkap Noertjahjo.

Misalnya, pada Bidang Perizinan Kesejahteraan Rakyat, Sektor Usaha, Sektor Pendidikan dan Kebudayaan, Perizinan; 1). Izin Operasional Taman Kanak-Kanak (TK), 2). Izin Operasional Pendidikan Sekolah Dasar, 3). Izin Operasional Pendidikan Sekolah Menengah Pertama. Nonperizinan; 1) Surat Pengantar Izin Pendirian Sekolah Luar Biasa (SLB), 2). Surat Pengantar Izin Pendirian Sekolah Menengah Atas (SMA), 3). Surat Pengantar Izin Pendirian Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), yang sebelumnya ditangani Dinas teknis (terkait), maka dengan pendelegasian kewengan ini, kedepan prosesnya akan ditangani secara langsung lewat satu pintu di Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kota Tangerang Selatan.

Ia pun menambahkan, dengan sistem perizinan onlne dan pendelegasian kewenangan penyelenggaraan perizinan dan nonperizinan ini masyarakat tidak perlu repot atau bolak balik ke Dinas teknis (terkait) untuk melengkapi persyaratan perizinan yang dimohonkan.

Dengan sistem ini, masyarakat tidak perlu menggunakan jasa perantara atau yang selama ini dikenal dengan sebutan calo, untuk mengurus perizinan yang dimohonkan.  Karena, pemohon dapat melakukan sendiri pendaftaran perizinan secara elektronik online setiap saat, dan di mana saja.

Cukup dengan membuka website http://www.dpmptsp.tangerangselatankota.go.id atau http://www.simponie2.tangerangselatankota.go.id, maka jenis perizinan yang akan dimohonkan secara online bisa dilakukan.

Lebih lanjut kata Bambang Noertjahjo, inovasi layanan perizinan online yang dikembangkan di Kota Tangerang Selatan ini telah memperoleh ISO 27001. “Khusus untuk ISO 27001 tentang sistem layanan perizinan online, ini adalah yang pertama di Indonesia yang mendapatkan ISO 27001 tentang sistem layanan perizinan online,” terangnya.

ISO 27001 adalah suatu standar internasional untuk Sistem Manajemen Kemanan Informasi (SMKI). Dengan begitu, legalitas paraf dan tandatangan secara online yang diterapkan pada SIMPONIE telah dinyatakan sah secara aturan. Sistem ini juga dilengkapi sertifikat digital, atau dikenal dengan sebutan Certification Authority (CA).

Dengan sistem dan konsep ini, proses penyelesaian perizinan dapat dengan cepat diselesaikan, karena dimanapun dan kapanpun para pejabat yang berwenang dapat melakukan paraf dan tandatangan terhadap dokumen perizinan yang dimohonkan masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kota Tangerang Selatan ini pun menyampaikan, bahwa apa yang dilakukan oleh seluruh jajaran pimpinan dan pegawai di Dinas yang ia pimpin saat ini merupakan salah satu ikhtiar menuju sesuatu yang lebih baik, sesuai visi DPMPTSP yaitu, Terwujudkan Pelayanan Perizinan yang Profesional, Transparan dan Akuntabel Berbasis Teknologi Informasi.