` Portal DPMPTSP Kota Tangerang Selatan
23 Maret 2019
Breaking News

Penerimaan Retribusi IMB 2018 di Tangsel Capai Rp65 M

TANGERANG SELATAN - Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mencatat pada 2018 terdapat kenaikan pendapatan retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Meskipun penjualan properti secara nasional pada 2018 lalu belum menunjukkan peningkatan pertumbuhan yang tinggi. 

Kepala DPMPTSP Kota Tangsel, Bambang Noertjahjo menuturkan, jumlah penerimaan retribusi IMB tahun 2018 mencapai sekira Rp65,2 miliar. Penerimaan itu melampaui target, karena sebelumnya dipatok pada angka Rp60 miliar.

"Walaupun secara nasional ada perlambatan pertumbuhan pada sektor properti, namun ini menunjukkan bahwa geliat pembangunan sektor properti di Kota Tangerang Selatan masih tinggi. Hal ini ditunjukkan dengan terealisasinya capaian target penerimaan retribusi IMB akhir tahun anggaran 2018 sebesar Rp65 miliar," kata Bambang pada Senin (21/1/2019).

Bambang menuturkan, hasil capaian target diatas itu tak lepas dari adanya kemudahan-kemudahan dalam pelayanan perizinan secara keseluruhan di Kota Tangsel, seperti kemudahan dalam pendaftaran secara online, kesadaran masyarakat yang meningkat akan pentingnya kelengkapan izin, serta adanya kesiapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait pelayanan pengkajian teknis persyaratan IMB. 

Bambang menuturkan, hasil capaian target diatas itu tak lepas dari adanya kemudahan-kemudahan dalam pelayanan perizinan secara keseluruhan di Kota Tangsel, seperti kemudahan dalam pendaftaran secara online, kesadaran masyarakat yang meningkat akan pentingnya kelengkapan izin, serta adanya kesiapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait pelayanan pengkajian teknis persyaratan IMB. 

Sementara, Kepala Bidang Perizinan Pembangunan DPMPTSP Maulana Prayoga membeberkan, bahwa kontribusi penerimaan IMB selama ini didominasi oleh sektor properti, khususnya untuk bangunan non-rumah tinggal. "Kota Tangsel itu masih menjadi daya tarik bagi para pelaku usaha, khususnya di sektor properti. Karena kota ini memiliki infrastruktur yang sangat baik, dan tergambar dengan jelas rencana pembangunannya dalam tata ruang. Sehingga menyebabkan para pelaku usaha properti masih menjadikan Kota Tangsel layak untuk berinvestasi," ucap Yoga.

Sumber