` Portal DPMPTSP Kota Tangerang Selatan
22 September 2019
Breaking News

Komisi X DPR RI Kunjungi Tangsel

KUNJUNGAN. Komisi X kunjungi Pemkot Tangsel yang disambut langsung oleh Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie, Selasa (21/5).

CIPUTAT-Komisi X DPR RI melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kota Tangsel yang diterima langsung oleh Wakil Walikota Tangsel, bertempat di Puspemkot Tangsel, Selasa (21/5)

Rombongan yang dipimpin Wakil Ketua Komisi Abdul Fikih Faqri dan didampingi anggota komisi yang sama sebanyak 15 orang dan tujuh oran tenaga ahli serta kesekretariatan. Di antaranya, Yayuk Basuki, Rinto Subekti, Nursyiwan Soejono, Ferdiansyah, Anita Jacoba, Sallomo Parlindungan Hutabarat, Laila Istiana, serta Toriq Hidayat.

Wakil Ketua Komisi Abdul Fikih Faqri mengatakan, kedatangannya ini untuk mendapatkan penjelasan langsung dari pejabat daerah tentang sarana dan prasarana pendidikan yang ada di Kota Tangsel serta pengawasan implementasi kebijakan budaya lokal dan upaya kemajuan kebudayaan.

“Tujuan spesifik ini dapatkan masukan data faktual, nilai kebudayaan lokal sebagai penunjang karakter pendidikan local. Kita juga memantau langsung panitia kerja (panja) pendidikan apa kendala dan mencari solusi dalam peningkatan mutu pendidikan,” katanya.

Menurut Politisi asal PKS ini Kota Tangsel sebagai salah satu kota satellite menjadi daerah kunker Komisi X selain Kota Tangerang dan Bogor. Di tahun ini Komisi X telah mensahkan tiga undang-undang. Yakni, UU Nomor 3 Tahun 2107 tentang Perbukuan, UU Nomor 5 tahun 2017 tentang Kemajuan Kebudayaan dan UU 13 tahun 2018 tentang Serah SImpan Karya Cetak dan Karya Rekam. Selain itu, pihaknya juga tengah mengkaji undang-undang tentang dosen.

“Pada Oktober tahun lalu kita sudah menyetujui anggaran di APBN untuk pendidikan sebesar Rp35,9 triliun. Kita turun ke  daerah untuk memastikan implementasi kebijakan tepat sasaran,” terangnya.

Sementara Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie memberikan pemaparan kondisi kota termuda di Provinsi Banten ini. Seperti kondisi infrastruktur, kesehatan, kesejahteraan masyarakat serta pendidikan. Untuk pendidikan, Pemkot Tangsel mengalokasi anggaran pendidikan sebesar Rp 375 Miliar.

“Tiap tahun anggaran untuk pendidikan naik. Meskipun masih ada angka pengangguran sebesar enam persen. Tetapi, paling rendah di Banten,” pungkasnya.

SUMBER